fbpx

Blog

Artikel Info

Data Center di Dalam Infrastruktur IT

Pernahkah Anda mendengar tentang data center? Sesuai namanya, data center memiliki peran penting dalam infrastruktur IT lantaran berkaitan dengan catu daya cadangan. Di industri digital, data center diperlukan sebagai tempat untuk menyimpan informasi dan data berkapasitas besar.

Pengertian Data Center

Data center atau pusat data adalah sebuah fasilitas yang dikelola untuk menyimpan sistem, server, perangkat keras dan lunak, serta komponen komputer lainnya. Di dalamnya terjadi proses pengolahan data, penyimpanan, dan pengorganisasian data perusahaan atau informasi penting lainnya. Lantaran berperan besar dalam mengelola aset penting perusahaan, pusat data kerap disebut sebagai The Brain of The Company.

Sebenarnya, data center sudah ada sejak tahun 1946. Kala itu, data center dinamakan Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC). Pusat data milik The United States Army ini digunakan sebagai pusat penyimpanan kode pertahanan.

Komponen Pusat Data

Seiring pesatnya perkembangan teknologi, pusat data mengalami evolusi dengan munculnya penyimpanan berbasis Cloud. Dulu, pusat data merupakan infrastruktur fisik yang sangat terkontrol. Namun, kehadiran Cloud telah mengubah model tersebut, kecuali pada pusat data lokal tanpa sambungan internet.

Pasalnya, sebagian besar infrastruktur pusat data modern telah berkembang dari server fisik lokal menjadi infrastruktur virtual yang mendukung aplikasi dan beban kerja di lingkungan multicloud. Jika dulu pebisnis menggunakan media penyimpanan eksternal, maka kini pusat data lebih banyak dilirik. Selain dinilai lebih stabil, pusat data juga lebih aman dan berkapasitas besar sehingga sangat mendukung kemajuan bisnis maupun perusahaan.

Mengingat pentingnya pusat data, sistem keamanan, catu daya, dan pendingin sangat diperhatikan sedetail mungkin untuk mendukung kinerja data center dan mencegah terjadinya masalah. Pusat data sendiri terdiri dari infrastruktur dan fasilitas penunjang proses kerjanya. Meskipun komponen tersebut dipengaruhi tipe data center itu sendiri, terdapat sejumlah elemen utama yang harus dimiliki, di antaranya:    

  • Peralatan komputasi, termasuk desktop, server, dan rak.
  • Infrastruktur jaringan, seperti switch, router, kabel, modem, dan komponen lain yang menghubungkan pusat data dengan server, penyimpanan, sampai ke pengguna.
  • Infrastruktur penyimpanan, yakni Hard Disk Drive (HDD), Solid-state Drive (SSD), tape drive, dan penyimpanan data cadangan.
  • Uninterruptible Power Sources (UPS), termasuk sumber daya listrik, cadangan baterai, dan generator untuk mencegah terhentinya arus listrik.
  • Sistem kontrol iklim, seperti AC ruangan komputer (CRAC) dan pemanas, AC (HVAC), dan ventilasi untuk menjaga temperatur dan kelembapan ruangan tetap stabil.
  • Keamanan, mencakup keamanan fisik (CCTV, petugas keamanan, dan biometrik) dan keamanan digital (firewall).

Fungsi Pusat Data

Pusat data memiliki fungsi sebagai media penyimpanan, pemrosesan, dan penyimpanan informasi. Data center memiliki kapasitas besar untuk menyimpan data cadangan. Ketika data hilang secara tak sengaja, Anda hanya perlu mengecek tempat penyimpanan data cadangan tersebut.

Pusat data juga berfungsi sebagai principal repositories, yang artinya mencakup seluruh kebutuhan, mulai dari subsistem penyimpanan, server, networking switches, router, firewall, serta pemasangan rak dan kabel untuk pengaturan peralatan IT yang dibutuhkan. Sebagai tempat untuk menampung aset penting, data center memengaruhi kegiatan harian dan kelangsungan organisasi maupun perusahaan. Alhasil, keamanan serta keandalan pusat data dan informasinya menjadi prioritas utama organisasi dan perusahaan mana pun.

Baca juga: Mengenal Web Phising: Pengertian, Cara Kerja, dan Cara Mengatasinya

Peran Pusat Data

Pusat data merupakan bagian integral dari perusahaan yang dirancang untuk mendukung aplikasi bisnis sehingga memiliki peran sebagai berikut.

  • Penyimpanan, pengelolaan, pencadangan, dan pemulihan data.
  • Aplikasi produktivitas, seperti email.
  • Transaksi e-niaga bervolume tinggi.
  • Memberdayakan komunitas game online.
  • Pengembangan mesin dan kecerdasan buatan.

Mengapa Data Center Penting Dalam Infrastruktur IT?

Ada sejumlah alasan mengapa pusat data sangat penting dalam infrastruktur IT. Adapun alasan tersebut, antara lain:

Sumber Daya Listrik Stabil

Pusat data mempunyai sistem sumber daya listrik (power supply) yang baik. Saat listrik padam, battery bank secara otomatis akan menyediakan data sampai generator diesel masuk. Selain memastikan tidak ada gangguan pada sumber daya listrik, uptime server juga lebih tinggi.

Keamanan Tinggi

Tak dapat dimungkiri, keamanan merupakan salah satu fitur penting yang dicari oleh perusahaan dan pebisnis. Dengan sistem canggih, Anda dapat mengonfirmasi identitas melalui biometrik. Seluruh aktivitas juga terekam dalam video login. Hal ini memungkinkan Anda melakukan kontrol akses fisik sepenuhnya.

Pemrosesan Cepat, Kapasitas Besar

Pusat data dibekali prosesor multicore sehingga kecepatan pemrosesan dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam. Selain itu, kapasitas penyimpanan besar dan bisa ditambahkan sesuai kebutuhan.

Banyak Penyedia IP Provider

Dibandingkan berlangganan koneksi internet individual yang jauh lebih mahal, Anda bisa menyewa koneksi cepat yang ditawarkan oleh penyedia IP. Dengan begitu, perkembangan bisnis e-commerce pun semakin lancar.

Mampu Menangani Kebutuhan Bandwith

Pusat data dirancang untuk menangani kebutuhan perusahaan sehingga dilengkapi semua aplikasi bandwith, seperti audio, iklan video, kolaborasi video, konferensi audio, dan pemasaran berbasis web.

Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya pusat data, Anda bisa menjalankan bisnis maupun perusahaan dengan aman. Kegiatan mengelola data, bertukar informasi, hingga transaksi bisnis bisa berjalan cepat. Demikianlah sekilas informasi mengenai data center yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat!

Photo by Jordan Harrison on Unsplash

Bagikan artikel ini:

WhatsApp Konsultasikan di nomor Whatsapp Kami