fbpx

Blog

programmer-penetration-test
Artikel Teknologi

Pentingnya Tahapan Penetration Test Pada Website dan Aplikasi Mobile

Kepemilikan aplikasi mobile ataupun website oleh sebuah yayasan, perusahaan, ataupun lembaga pemerintah kini menjadi sebuah kewajiban. Namun, aplikasi mobile ataupun website tersebut perlu juga diperhatikan secara cermat. Jangan sampai keberadaannya hanya menjadi syarat belaka tanpa disertai kelayakan fungsi. Oleh karena itu, aplikasi ataupun website tersebut perlu menjalani pengujian yang dikenal dengan istilah penetration test.

Pengertian

Melaksanakan penetration test atau uji penetrasi merupakan salah satu cara untuk menilai tingkat kelayakan sebuah aplikasi mobile atau website. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui keberadaan kelemahan atau vulnerabilities yang ada pada sistem aplikasi atau website. Dalam praktiknya, uji penetrasi dilakukan dengan melakukan simulasi serangan cyber pada sistem aplikasi atau website.

Metode yang bisa dilakukan dalam uji penetrasi aplikasi mobile dan website cukup beragam. Secara umum, Anda akan menjumpai adanya 5 metode yang sering digunakan, yaitu:

1) Uji eksternal

Teknik uji penetrasi eksternal dilakukan dengan tujuan untuk mengakses dan mengekstrak data penting dari dalam sistem. Pelaksanaannya dilakukan dari luar sistem dengan memanfaatkan email, aplikasi website, ataupun domain name server (DNS).

2) Uji internal

Ada pula penetration test yang dilakukan dari dalam sistem. Pengujian ini dilakukan dengan dua maksud utama. Pertama sebagai langkah antisipasi ketika ada karyawan yang berniat buruk. Tujuan kedua adalah upaya mengetahui tingkat ketahanan sistem ketika mendapati adanya serangan menggunakan teknik phishing.

3. Blind testing

Blind testing merupakan metode pengujian ketika seorang tester melakukan serangan hanya berdasarkan nama perusahaan, yayasan, atau lembaga yang menjadi target. Pada pengujian ini, personel sistem keamanan dalam kondisi sudah tahu bakal dilakukan pengetesan.

4. Double-blind testing

Teknik double-blind testing dilakukan dalam kondisi karyawan yang menangani sistem keamanan aplikasi mobile dan website tidak tahu bakal ada pengujian. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa sistem tahan serangan dalam kondisi apapun.

5. Pengujian tertarget

Terakhir, ada pula penetration test tertarget. Pada kondisi ini, tester dan personel sistem keamanan masing-masing melakukan serangan dan tindakan antisipasi. Pelaksanaannya menjadi sarana latihan yang tepat ketika menghadapi situasi tak terduga.

Baca juga: Manfaat Website Bagi Perusahaan

Fungsi Penetration Test Pada Aplikasi Mobile dan Website

Lalu, apa yang bisa didapatkan oleh perusahaan, yayasan, ataupun lembaga dari adanya penetration test pada aplikasi mobile ataupun website? Setidaknya, Anda akan memperoleh 4 manfaat besar, yaitu:

1) Menemukan kelemahan sistem lebih dahulu sebelum pelaku kriminal

Serangan cyber merupakan ancaman nyata di era digital seperti sekarang. Ancaman tersebut pun bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Dengan melakukan penetration test, Anda dapat mengetahui terlebih dahulu kelemahan sistem dari aplikasi mobile dan web sebelum dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab.

Dalam proses pengujian, tester akan menjabarkan secara rinci tentang kelemahan apa saja yang ada di dalam sistem. Ada pula informasi terkait data sensitif yang rentan dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab. Selain itu, analisis uji penetrasi juga memungkinkan tester mengetahui seberapa lama waktu yang dibutuhkan sampai sistem mendeteksi adanya penyusup.

2) Efisiensi biaya dan mengurangi downtime layanan

Terjadinya serangan cyber yang menimpa aplikasi mobile serta website berdampak pada ketersediaan layanan. Pada situasi tersebut, perusahaan, lembaga, ataupun yayasan tidak akan mampu menjalankan layanan secara online dengan lancar. Hal ini kemudian dapat berimbas pada bisnis atau layanan yang dijalankan.

Pada situasi seperti itu, pemilik aplikasi mobile dan website harus menanggung banyak kerugian. Tidak hanya kerugian karena terhentinya layanan, tetapi juga biaya untuk mengembalikan sistem sehingga pulih seperti sedia kala.

3) Mengetahui tingkat keamanan sistem

Manfaat berikutnya yang bisa didapatkan dari adanya pengujian penetrasi adalah sebagai langkah assessment. Dari pengujian ini, pihak pemilik website dan aplikasi mobile dapat mengetahui seberapa tinggi tingkat keamanan sistem yang mereka miliki.  

4) Meningkatkan citra perusahaan

Terakhir, adanya uji penetrasi juga menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan citra perusahaan di mata publik. Bahkan, proses pengujian tersebut dapat pula dimanfaatkan sebagai salah satu nilai lebih yang ditawarkan kepada pelanggan.

Apalagi, saat ini masyarakat sudah mulai berpikir cerdas. Banyak orang yang sudah aware tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era digital. Di waktu bersamaan, ancaman serangan cyber bisa menimpa siapapun dan di manapun.

Dengan mempertimbangkan betapa pentingnya manfaat dari pengujian penetrasi, setiap pemilik website ataupun aplikasi mobile wajib menjalankannya. Penetration test pun sebaiknya dilakukan secara berkala. Tidak hanya itu, pengujian ini juga wajib dilaksanakan ketika terdapat implementasi sistem baru dalam perusahaan.

Berkat adanya pengujian penetrasi secara berkala, tingkat keamanan aplikasi mobile dan website dapat dipertahankan dan dijaga. Alhasil, pelayanan kepada para pelanggan pun berjalan lancar dan tidak muncul gangguan dalam aktivitas bisnis perusahaan.

Sumber Gambar: Unsplash

Bagikan artikel ini:

WhatsApp Konsultasikan di nomor Whatsapp Kami